Tutup
Palu

Wali Kota Palu dan Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XIX Bahas Strategi Pelestarian Budaya

87
×

Wali Kota Palu dan Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XIX Bahas Strategi Pelestarian Budaya

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Palu, H. Hadianto Rasyid, SE, menerima kunjungan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XIX, Muhammad Tang, S.S., M.Hum, pada Kamis (20/03/2025).(Foto: Jufri/Humas)

PALU, Kabar Selebes – Wali Kota Palu, H. Hadianto Rasyid, SE, menerima kunjungan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XIX, Muhammad Tang, S.S., M.Hum, pada Kamis (20/03/2025) di ruang kerjanya. Pertemuan ini membahas langkah strategis dalam pengelolaan warisan budaya di Kota Palu serta upaya sinergi antara pemerintah daerah dan pusat.

Dalam audiensi tersebut, Muhammad Tang menegaskan bahwa Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XIX membawahi dua provinsi, yakni Sulawesi Tengah dan Sulawesi Barat. Namun, hingga kini, balai tersebut masih belum memiliki kantor tetap dan masih menumpang di Kantor Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP). Kondisi ini, menurutnya, menjadi tantangan dalam menjalankan tugas pelestarian budaya secara optimal.

“Wilayah kerja kami mencakup Sulawesi Tengah dan Sulawesi Barat. Kami ingin bersilaturahmi dengan Wali Kota Palu sekaligus menyampaikan bahwa kami berada di wilayah beliau. Kami sudah berusaha untuk audiensi sebelumnya, namun baru kali ini dapat terlaksana,” ujar Muhammad Tang.

Selain itu, ia juga menyampaikan adanya surat dari Kementerian Kebudayaan yang mendorong pemerintah kabupaten/kota untuk menyusun Pokok-Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD). Penyusunan dokumen ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara program kementerian dengan pemerintah daerah dalam upaya pelestarian budaya lokal.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Hadianto menyambut baik usulan tersebut dan menyatakan komitmennya untuk mendukung upaya pelestarian kebudayaan di Kota Palu.

“InsyaAllah Pak Wali sangat merespon positif. Kami akan segera berkoordinasi dengan dinas terkait sesuai arahan beliau,” ungkap Muhammad Tang usai pertemuan.

Pertemuan ini menjadi langkah awal dalam memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga serta mengembangkan warisan budaya di Kota Palu. Diharapkan, upaya konkret dapat segera dilakukan untuk memastikan pelestarian budaya tetap terjaga dan menjadi bagian dari identitas Kota Palu di masa depan.**

Silakan komentar Anda Disini….